Sun. Feb 5th, 2023

Kamu pasti pernah mendengar nama nikel, tapi tahukah kamu apa sebenarnya nikel itu? Nikel merupakan satu dari unsur kimia dengan kode Ni dan bernomor 28 dalam penomoran atom. Nikel merupakan logam transisi yang keras, putih keperakan, dan tahan terhadap korosi.

Sebagai unsur alami, nikel terdapat dalam beberapa mineral, seperti pentlandite, piroksen, dan garnierit. Namun, nikel paling banyak diperoleh melalui ekstraksi dari laterit, yang merupakan jenis bijih besi yang mengandung nikel. Nikel juga ditemukan dalam beberapa jenis meteorit, yang menunjukkan bahwa nikel telah ada sejak jaman purba.

Kegunaan Nikel Dalam Kehidupan

Nikel adalah logam yang banyak digunakan dalam berbagai industri dan aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini adalah beberapa contoh kegunaan nikel yang mungkin kamu tidak sadari:

Pembuatan baterai

Nikel memiliki sifat yang sangat baik sebagai elektroda negatif dalam pembuatan baterai. Baterai yang mengandung nikel sebagai elektroda negatif dikenal sebagai baterai nikel-kadmium (NiCad) dan baterai nikel-metal-hidrid (NiMH). Kedua jenis baterai ini digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti pada peralatan elektronik, alat transportasi, dan sistem penyimpanan energi.

 

Kedua jenis baterai ini digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti pada peralatan elektronik seperti telepon genggam, kamera, dan pemutar musik, alat transportasi seperti sepeda listrik dan mobil listrik, serta sistem penyimpanan energi.

 

Dalam pembuatan baterai, nikel digunakan sebagai elektroda negatif yang memiliki kapasitas yang cukup tinggi dan tahan lama. Nikel juga digunakan dalam pembuatan baterai NiMH yang lebih efisien dan tidak memiliki efek memori. Dengan demikian, nikel memiliki peran yang sangat penting dalam pembuatan baterai yang digunakan dalam berbagai aplikasi sehari-hari.

 

Pembuatan uang koin

Nikel digunakan dalam produksi uang koin karena sifatnya yang tahan terhadap korosi dan tidak mudah terkelupas. Hal ini membuat nikel cocok digunakan dalam uang koin yang harus digunakan secara intensif dan dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, nikel juga memberikan warna putih keperakan yang elegan pada uang koin, yang membuatnya terlihat indah dan bernilai tinggi.

 

Uang koin yang terbuat dari nikel biasanya terdiri dari campuran nikel dan tembaga, yang membuatnya lebih kuat dan tahan lama. Campuran ini juga membuat uang koin lebih mudah diukir dan diperas, sehingga membuat uang koin terlihat lebih indah dan menarik.

 

Penggunaan nikel dalam produksi uang koin juga membuat uang koin lebih aman dari pemalsuan. Nikel memiliki sifat yang unik yang membuatnya sulit untuk ditiru atau dicetak ulang, sehingga membuat uang koin yang terbuat dari nikel lebih aman dari pemalsuan.

 

Uang koin yang terbuat dari nikel juga lebih ramah lingkungan. Nikel tidak mengandung logam berbahaya seperti timbal atau merkuri, sehingga lebih aman bagi lingkungan dan manusia.

Pembuatan perhiasan

Nikel digunakan dalam pembuatan perhiasan untuk memberikan warna putih keperakan yang indah. Warna putih keperakan ini sangat dicari oleh banyak orang, karena dianggap sebagai warna yang elegan dan klasik. Selain itu, nikel juga digunakan dalam pembuatan perhiasan tahan lama karena sifatnya yang tahan terhadap korosi. Nikel merupakan logam yang keras, sehingga dapat digunakan dalam pembuatan perhiasan yang memiliki bentuk yang rumit dan detail.

 

Nikel juga digunakan dalam pembuatan perhiasan yang memiliki mutu tinggi, seperti perhiasan emas putih. Perhiasan emas putih ini dibuat dengan mencampur emas dengan nikel, palladium, atau platina. Campuran ini akan memberikan warna putih pada perhiasan yang dihasilkan. Namun, perhiasan yang dibuat dengan menggunakan nikel jauh lebih murah dibandingkan dengan perhiasan yang dibuat dengan menggunakan palladium atau platina.

 

Pembuatan stainless steel

Salah satu kegunaan utama nikel adalah dalam pembuatan stainless steel. Stainless steel adalah baja tahan karat yang mengandung nikel dan kromium. Kombinasi nikel dan kromium ini yang memberikan sifat tahan karat pada stainless steel.

 

Nikel digunakan dalam produksi stainless steel untuk meningkatkan kekuatannya dan mengurangi kerapuhan. Nikel juga membantu dalam meningkatkan ketahanan terhadap korosi yang disebabkan oleh asam. Hal ini karena nikel memiliki sifat yang dapat menyebar korosi secara merata pada permukaan stainless steel, sehingga mencegah terjadinya kerusakan yang berlebihan.

 

Stainless steel yang mengandung nikel dikenal sebagai tipe “austenitik” dan dapat digunakan dalam berbagai industri, seperti industri makanan, farmasi, dan konstruksi. Pada industri makanan, stainless steel austenitik digunakan dalam pembuatan peralatan dapur, seperti wajan, pisau, dan panci. Dalam industri farmasi, stainless steel austenitik digunakan dalam pembuatan peralatan laboratorium dan peralatan produksi obat.

 

Nikel juga digunakan dalam produksi stainless steel tipe “ferritic” yang memiliki sifat yang lebih keras dan lebih kuat daripada stainless steel tipe “austenitic”. Stainless steel tipe “feritik” digunakan dalam aplikasi yang memerlukan kekuatan yang lebih tinggi, seperti dalam pembuatan mesin-mesin berat, kendaraan bermotor, dan peralatan industri.

 

Itulah beberapa contoh kegunaan nikel dalam kehidupan sehari-hari. Terlihat bahwa nikel memiliki peran yang cukup penting dalam berbagai industri dan aplikasi yang kita gunakan sehari-hari.

 

By admin